Situs Search Engine membuat otak Malas Berpikir

http://unik-qu.blogspot.com/
Kehadiran Google sebagai situs search engine telah memberikan manfaat bagi masyarakat dunia. Nama situs yang awalnya digagas Larry Page dan Sergey Brin sekitar 1998 ini kian melambung ketika Google Inc. mengumumkan secara resmi kalau lebih dari 10 juta orang telah bergabung di jejaring sosial baru mereka, Google+.

Namun, masyarakat juga perlu berhati-hati. Pasalnya, peneliti dari Columbia University, New York menggelar riset kalau keberadaan situs search engine seperti Google atau Yahoo! juga bisa membuat masyarakat menjadi malas. Studi tersebut mengungkapkan kalau kita akan lebih mudah lupa terutama pada hal-hal yang bisa dicari lewat internet.

"Otak kita bergantung pada internet dengan cara yang sama ketika otak bergantung pada ingatan akan teman, keluarga dan rekan kerja," kata pimpinan penelitian, Profesor Betsy Sparrow. "Kita jadi sulit mengingat informasi itu sendiri ketimbang menyadari dimana kita bisa menemukan informasi tersebut."

Profesor Betsy meyakini kalau ini merupakan penelitian pertama tentang dampak negatif dari penggunaan search engines dalam organisasi memori manusia. Untuk penelitiannya, Profesor Betsy dan tim melakukan empat tahapan.

Yang pertama, partisipan diminta mengerjakan serangkaian kuis trivia yang cukup sulit. Mereka kemudian diuji untuk melihat apakah mereka bisa menjawab tes kecerdasan kata yang ditandai dengan warna biru dan merah. Dalam tes tersebut, partisipan mampu menjawab dalam beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan Google dan Yahoo!.

Tahap kedua, pertanyaan kuis trivia itu diubah ke pernyataan. Partisipan membacanya kemudian diuji untuk mengetahui apakah ingatan mereka merekam pernyataan tersebut terutama yang berkaitan dengan internet. Hasilnya, mayoritas partisipan tak bisa mengingat informasi yang bisa dicari di internet.

Untuk tahap ketiga yakni pernyataan itu kembali digunakan untuk tes ingatan akan informasi dan dimana informasi tersebut bisa ditemukan. Sebagian partisipan percaya kalau informasi itu bisa disimpan di tempat yang umum, tempat yang spesifik atau bahkan ada partisipan yang tak ingat tempat lokasi ditemukannya informasi itu namun mereka bisa mengingat informasi tersebut .

Tahapan terakhir adalah pengamatan terhadap pemikiran partisipan. Beberapa partisipan percaya kalau mereka akan lebih mudah mengingat lokasi dimana mereka menyimpan informasi ketimbang materi informasi tersebut.
Situs Search Engine membuat otak Malas Berpikir 4.5 5 Unikqu aja 2011-07-18T13:16:00+07:00 Kehadiran Google sebagai situs search engine telah memberikan manfaat bagi masyarakat dunia. Nama situs yang awalnya digagas Larry Page dan ...